8 Cara Memulai Usaha Tanpa Modal
Merintis
bisnis sebenarnya tidak terlalu susah. Siapa pun bisa, bahkan tanpa uang
sepeser pun. Justru, mempertahankan bisnis itu yang paling susah dan paling penting. Banyak
bisnis gagal di tengah jalan gara-gara persiapan dan eksekusi kurang matang.
Kerjakan
dulu pekerjaan rumah Anda sebelum memulai bisnis tanpa modal. Anda wajib
tahu siapa saja dan apa yang dibutuhkan pelanggan, termasuk keunikan bisnis
Anda dibanding kompetitor. Jika Anda pikir sudah punya jawaban atas ketiga
pertanyaan ini, berarti Anda sudah bisa mulai usaha.
Paling
penting, jika produk Anda bagus, maka perusahaan investasi dan investor
individual akan bermurah hati menginvestasikan uang mereka pada bisnis Anda.
Jika Anda termasuk orang yang punya ide inovatif tapi tak punya modal, simak
beberapa tips berikut ini.
1. Pinjam uang
Teman yang ada ketika sedang dibutuhkan, inilah teman sejati. Pernah dengar
kalimat seperti ini? Nah, pinjam uang dari teman dan jelaskan padanya mengenai
potensi produk yang akan Anda luncurkan. Yakinkan dia seberapa besar profit
yang bisa Anda dapatkan dari produk bagus dan brilian itu. Tapi jangan terlalu
membual, jelaskan dengan perhitungan yang masuk akal. Selain teman, Anda juga
bisa meminjam uang dari kerabat keluarga.
2. Sewa tempat
Pernah dengan istilah SOHO? Artinya, small office home office. Jadi Anda tidak
perlu pusing sewa tempat lagi untuk ruangan kantor. Kalau Anda punya sisa ruang
di rumah, ubahlah jadi ruang kantor.
3. Cari rekanan kerja
Cari rekan kerja dari lingkaran teman-teman atau saudara Anda yang mau
berinvestasi ke dalam bisnis Anda. Mungkin ini bisa meringankan beban sekaligus
menolong Anda mendapatkan ide-ide baru. Mungkin juga, Anda dan rekan bisa
menciptakan keajaiban baru.
4. Pekerjakan staf dengan sistem bagi hasil
Tidak ada salahnya mempekerjakan orang dengan sistem bagi hasil. Anda bisa
menghemat banyak uang dan mereka akan mendukung penuh bisnis Anda.
5. Buat website
Google menawarkan website gratis bagi usaha kecil menengah. Jadi Anda tidak
perlu mengeluarkan banyak uang untuk menciptakan dan merancang sebuah website.
Website bisnis bisa menggaet banyak pelanggan baru. Copy dan paste URL website
ke akun jejaring sosial pribadi Anda, lalu minta bantuan teman-teman untuk
mempromosikan ke kenalan mereka. Kemungkinan Anda menjaring pelanggan potensial
sangat besar.
6. Fokus
Jika bisnis Anda tidak langsung menghasilkan profit (sebagian besar memang
tidak), fokuslah untuk terus memperbaiki bisnis Anda dan cari tahu apakah ada
yang salah.
7. Cari pekerjaan paruh waktu
Biasanya Anda akan menghadapi banyak tantangan dalam mengumpulkan modal. Jadi
kalau Anda ada waktu atau kesempatan bekerja paruh waktu, ambil saja.
Investasikan separuh gaji ke bisnis Anda.
8. Negosiasikan segalanya
Semuanya bisa dinegosiasi. Jadi, negosiasikan dengan bank-bank untuk membantu
pemodalan bisnis Anda. Banyak bank di luar sana yang mau meminjamkan pinjaman
bebas kolateral bagi start-up dan UKM. Yakinkan bank mengenai kehebatan dan
potensi produk Anda.
0 komentar:
Posting Komentar